NATAL JANGAN DILEWATKAN
Renungan: Minggu,28 Desember 2025
Oleh Pat.Ithomy Kogoya
NATAL JANGAN DILEWATKAN
"Janganlah engkau heran, karena haruslah kamu dilahirkan kembali" (Yohanes 3:7).
Saudaraku yang dikasihi Tuhan dan saya kasihi di dalam Tuhan Yesus.
Natal sering datang dengan gemerlap lampu, nyanyian, dan sukacita. Namun di balik semua itu, ada pesan yang jauh lebih dalam: Natal adalah kesempatan untuk "lahir baru". Tuhan Yesus berkata kepada Nikodemus bahwa manusia harus dilahirkan kembali. Artinya, Natal bukan sekadar perayaan luar, melainkan panggilan untuk membuka hati dan menerima Kristus.
Natal jangan dilewatkan, sebab setiap Natal adalah undangan Allah untuk memperbarui hidup kita. Kelahiran Yesus di Betlehem bukan hanya peristiwa sejarah, tetapi karya kasih Allah yang terus berbicara hingga hari ini. Banyak orang merayakan Natal dengan pesta, tetapi melupakan inti: Kristus ingin lahir di dalam hati kita.
Natal adalah momen untuk membuka pintu hati yang tertutup, terluka, penuh dendam, ego, dan kesombongan. Natal bukan hanya membuka pintu rumah bagi tamu, menyajikan kue, atau menikmati hiasan pohon terang. Lebih dari itu, Natal adalah saat kita membuka pintu hati bagi Kristus, sehingga Ia menyembuhkan luka, melunakkan hati yang keras, dan menumbuhkan kasih yang baru. Dilahirkan kembali berarti hati kita diubah oleh Roh Kudus. Dari hati yang baru lahir, terpancar damai sejahtera, pengampunan, dan kerinduan untuk hidup benar.
Jadi, Natal jangan dilewatkan, karena di dalamnya ada kesempatan untuk lahir baru. Mari kita sambut Kristus dengan hati yang terbuka, sehingga hidup kita menjadi kesaksian nyata akan kasih-Nya.
"Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru; yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang" (2 Korintus 5:17).
Selamat Natal,Tuhan Yesus memberkati kita sekalian.Waa..
Hubula,28 Des.2025
Penulis:
Ketua Departemen Penginjilan,
Pemuridan & Misi PGBWP.













